MyRattanFurniture.com
Investing back in Our Valuable Customers, Our Passionate People, and Our Loving Society . . .
Our Vision and Mission. We are proud to share Our Vision and Mission statements with you. The following is our vision, mission, our 12 point company culture, and the 24 GE way in Indonesian language, so our men and women can have guiding principles.
Visi:
Perusahaan penunjang gaya hidup kelas dunia melalui Lifestyle furniture berskala besar dan profesional berorientasi ekspor yang di capai melalui perbaikan dan investasi kembali secara berkesinambungan terhadap pelanggan pelanggan yang sangat berharga dan telah membesarkan kita, terhadap pekerja2 keras kita yang tekun, terhadap lingkungan komunitas kita yang kita cintai dan terhadap kehidupan spiritual kita.
Keterangan Detail Visi:
Visi diatas diwujudkan melalui 12 strategic Goal:
1. Menjadi Supplier dari Retailer Lifestyle Furniture Terkemuka di dunia karena di akui baik Design, Quality, right Price, Operational excellence, dan Delivery nya. Ini akan membuat image kita tumbuh baik. Kita Singkat DeQPOD
2. Menjadi Pilihan paling tepat dari Retailer2 lifestyle furniture (baik offline maupun online), Home Stores dan Home Life di seluruh belahan dunia, untuk melengkapi koleksi toko mereka karena selain kita menerapkan DeQPOD, dan lebih penting lagi karena koleksi kita lengkap, dan proses pembelian mereka cepat karena di support melalui E-Commerce Online Ordering kita. Kita menjadikan EComOO sebagai andalan servis kita kepada customer dan daya tarik lebih kita. Dari New Design sampai barang tadi tampil dan mulai di jual di EComOO harus di persingkat.
3. Pembentukan jaringan distributorship di setiap negara di dunia di kembangkan melalui kumpulan koleksi terbatas yang kuat, designer / merchandising yang kuat, brand yang kuat dan pembaruan koleksi yang berkesinambungan. Seorang distributor adalah pembeli yang percaya pada visi dan misi kita, dan mempunyai kecocokan mayoritas pada collection yang kita develop. Kita akan hidup dan berkembang bersama mereka. Jaringan distributorship inipun harus di support oleh Teknologi Informasi kita supaya mereka dapat memantau informasi2 yang berhubungan dengan order mereka secara online (EComOO).
4. Koleksi koleksi kita harus di buat dengan menjunjung tinggi kreativitas dari para designer kita, supaya barang yang kita hasilkan bukan barang pasaran yang bisa di beli di mana saja, tetapi adalah barang2 yang dapat memimpin trend dan pasar. Barang2 kita harus menjadi lebih "main stream" (diterima pasar yang lebih luas, bukan melulu Rotan) di pasar yang kita tuju dan punya keunikan khas yang sulit di saingi negara2 pesaing, tetapi juga harus keluar dari dunia kompetitor2 lokal disekitar kita beroperasi. Designer / Merchandiser Kreatif - Mainstream tapi Unik.
5. Penjualan kepada Retailers terkemuka adalah fokus kita. Ini di mulai dari penjualan kepada retailers2 kecil yang biasa2 sambil memantapkan koleksi2 kita, dan terus berkembang kepada retailers2 besar. Bahkan sebagai Final Goal adalah penjualan kepada jaringan toko yang di miliki oleh grup sendiri (studi kasus ZARA) karena kita percaya dunia akan semakin kecil dan demikian pula peran perantara. Kalau koleksi kita lengkap dan kuat, keunggulan kita semakin terasa oleh orang2 yang membutuhkan, seperti retailer2 kecil. Retailer Kecil-ke Besar-ke Zara
6. Accessories adalah penting dalam dunia life style interior. Dan kita harus memperkuat koleksi kita dengan aksesories2 yang di beli dari supplier / pabrikan lainnya yang memenuhi kriteria, dan bisa kita ajak kerjasama eksklusive untuk mengembangkan koleksinya hanya untuk kita. Yang terpenting adalah total koleksi yang kita dapatkan menjadi suatu konsep yang menjual. Operational kita harus bisa mensupport: misal gudang untuk penyimpanan stock barang2 tradingan, dan website kitapun harus secara online menawarkan barang2 stock tersebut. Designer / Merchandiser: Acessories untuk Total konsep dan Operation mensupport.
7. Segala bentuk profit yang kita dapatkan, akan kita olah dengan baik dan tidak lupa untuk di diinvestasikan kembali sebesar2nya supaya akhirnya bermanfaat kembali buat pelanggan kita baik melalui perbaikan pada product Quality maupun Servis. Selain itu juga harus bermanfaat untuk kehidupan karyawan2 kami, lingkungan dan kehidupan spirit kita semua. Misal selain memodernkan fasilitas pabrik, karyawan pabrik secara kontinyu di pupuk baik fisik, pirkiran, mental , maupun spirit supaya menjadi pribadi pribadi unggul. Kitapun aktif membantu lingkungan di mana kita tinggal dan membangun kehidupan spiritual kita lebih baik lagi. Corporate Social Responsibility.
8. Pengembangan Merek Dagang sudah tak terelakan lagi. Kita harus mempunyai beberapa merek dagang yang tepat untuk menggambarkan konsep2 kita. Tanpa Merek Dagang, Konsep Lifestyle kita tidak akan tersupport baik. Misal 500 collection pertama kita di tujukan untuk suatu merek dagang. Dan 500 collection yang lainnya untuk merek dagang yang lain. dan keduanya harus mempunyai target pasar yang berbeda. Harus Branding.
9. Hubungan dagang dengan china harus kita rintis. dan kita harus mencari peluang terkecil apapun dari sana untuk memulainya. Perkembangan sekarang mereka membutuhkan solid wood furniture, Indonesian Style Furniture (Colonial), Antique Old Java Style Furniture. Penetrasi market China.
10. Gambaran / Struktur dari koleksi product2 kita pada umumnya adalah suatu lingkaran besar yang memuat 80% koleksi universal kita, dan 20% lainnya adalah di muati produk2 yang mempunyai ciri khas khusus negara dimana kita mau produk kita di pasarkan. Jadi pada lingkaran besar kita adalah produk2 universal yang sudah semakin "bukan Rotan" dan lingkaran2 satelit / kecil di sekelilingnya yang masing2 misal untuk Kolonial, French, American, Italian, Modern, Ultra Modern, Outdoor. 80 Universal, 20 Specific ke target Market
11. Karena untuk pasar america ada Jeffan International, yang notabene orang sendiri, peta pasar kita di America seharusnya di garap lebih serius. Misal operation kita harus selaras dengan operation mereka dan seluruh point2 yang menggambarkan Strategy kita pada 12 strategyc goals ini harus bisa di implement di pasar Amerika. Jeffan USA adalah Bayi kita.
12. Seluruh department, leaders dan individu2 karyawan harus memahami strategic goals ini dan menyelaraskan diri supaya bisa berkontribusi semaksimal mungkin. Hidup adalah tantangan dan Karya. Banyak sekali aspek yang tidak di tulis di sini, tapi sudah menjadi syarat2 mutlak yang tidak perlu di bicarakan lagi, misal DeQPOD. Semua untuk JAVA, JAVA untuk Semua
Misi:
1. Kreatifitas terus menerus
tiada batas (Unlimited and continuous creativity).
2. Melayani konsumen
dengan pelayanan terbaik dan sepenuh hati untuk kepuasan pelanggan
(customer satisfaction achieved through service excellence).
3. Pengembangan dan
inovasi tiada henti dalam segala aktifitas perusahaan
(continuous improvement in all aspects of enterprise ).
4. Memanfaatkan
teknologi informasi dan teknologi produksi terkini di semua aktifitas
perusahaan (applying up to date information technology as well as
production technology in all aspects of enterprise).
5. Tidak ada kompromi
terhadap kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap pelanggan (no
compromise on product quality as well as customer service quality).
6. Menghasilkan
produk kelas dunia dengan harga kompetitif melalui efisiensi (world
class products with competitive price archived through eficiency).
7. Memimpin
dalam persaingan global dengan sumber daya manusia yang terlatih
(leadership in facing global competition through trained
human resources).
Kebijakan mutu:
Aspek Visi & Misi
Perusahaan terhadap Mutu Produk :
Menjadi
Perusahaan penghasil Furnitur pelengkap rumah tangga,
dekorasi rumah dan penunjang gaya hidup terkemuka di dunia
dengan selalu meningkatkan mutu produk dan system manajemen mutu yang
dijalankan untuk mencapai kepuasan pelanggan.
12 point J A V A kultur
1. KETEGUHAN HATI
-
Anda Akan memegang teguh visi , misi , tujuan, peraturan dan
keberhasilan dari JAVA sepanjang waktu.
- Anda akan selalu merekomendasikan produk-produk dan pelayanan dari
JAVA untuk memperkenalkan JAVA ke pihak luar.
2. TANGGUNG JAWAB
- Menerima bahwa anda sebagai
individu akan selalu sepenuh hati
bertanggung jawab atas semua yang anda lakukan serta akibat2
nya dan merasa memiliki tanggung jawab terhadap
semua hal yang terjadi baik dalam pekerjaan maupun kehidupannya.
3. INTEGRITAS / KEJUJURAN
- Anda Akan selalu mengatakan
yang sesungguhnya. Dan apa yang anda janjikan adalah apa yang anda
harus tepati.
- Anda hanya boleh
membuat perjanjian jikalau isi perjanjian tersebut memang bisa di
tepati dan akan di tepati.
- Anda akan memberi
tahu semua perjanjian yang mungkin gagal di tepati pada
kesempatan paling pertama.
- Anda akan
menyelesaikan semua perjanjian yang gagal dengan segera.
4. PRESTASI
- Baik / bagus tidaklah
cukup. Anda akan selalu mengirimkan produk dengan kualitas terbaik yang
bernilai tambah untuk semua yang terkait dalam jangka panjang.
- Anda akan mencari
cara untuk selalu lebih baik dengan biaya yang selalu lebih sedikit dan
tetap teguh pada pedoman perbaikan dan inovasi tanpa akhir.
5. KOMUNIKASI
- Anda harus selalu berkata
positif tentang anggota team anda, klien Anda di JAVA baik dimuka umum
ataupun pribadi.
- Anda harus
berbicara dengan tujuan yang baik dengan menggunakan kalimat- kalimat
yang positif dan persuasif.
- Anda tidak akan
pernah menggunakan atau mendengarkan kata-kata kotor, kasar,atau gossip.
- Anda akan
bertanggung jawab penuh atas akibat dari apa yang diucapkannya.
- Anda akan menyapa
sopan dengan menggunakan nama mereka.
- Anda hanya akan
mendiskusikan kelemahan / kekurangan orang lain dalam tim anda kepada
yang bersangkutan secara pribadi.
6. KEBERHASILAN
- Anda Akan selalu
memfokuskan seluruh kekuatan anda untuk hasil yang maksimal dari apapun
yang anda lakukan.
- Anda harus berjuang
untuk menang dan pada saat yang bersamaan juga menyisakan kemenangan
untuk orang lain (prinsip menang / menang).
- Anda akan selalu
menunjukan sifat bangga, kemakmuran, kecakapan dan percaya
diri.
7. PENDIDIKAN
- Anda harus selalu
berkeinginan untuk belajar dari kesalahan anda.
- Anda akan selalu
berusaha untuk belajar, tumbuh dan menguasai permasalahan sehingga anda
dapat membantu anggota team dan klien untuk belajar, tumbuh, dan juga
menguasai.
- Anda akan bertindak
sebagai seorang pendidik dan membiarkan klien anda untuk membuat
keputuasan sendiri tentang masa depan mereka, mengingat bahwa itu
adalah masa depan mereka sendiri.
- Anda Akan mencoba
mempraktekan pengetahuan yang praktis dan sederhana dari pada
hanya bertheory saja.
8. KERJA SAMA TIM
- Anda akan berjuang sekuat
tenaga untuk melakukan apapun yang di perlukan untuk tetap bersatu dan
meraih tujuan bersama.
- Anda akan focus
pada kerja sama dan selalu sampai pada jawaban akhir yang sesungguhnya
di perlukan, dan bukan kompromi tetapi sampai pada jawaban yang semu
- Anda harus flexible
pada pekerjaan anda dan mampu melakukan perubahan jika apa yang
dikerjakan tidak berhasil.
- Anda harus meminta
bantuan ketika anda membutuhkannya dalam menghadapi kesulitan pekerjaan
dan mau membantu kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan anda.
9. KESEIMBANGAN
- Anda harus mempunyai
keseimbangan hidup antara spiritual, social, fisik dan hubungan
keluarga selain dari pentingnya keuangan dan pengetahuan
10. KEGEMBIRAAN
- Anda menjalani kehidupan
sebagai sebuah perjalanan yang menyenangkan dan berharga yang akan
membantu untuk menciptakan sebuah lingkungan harmonis sehingga semua
yang ada di sekeliling anda dapat menikmatinya juga.
11. SISTIM KERJA
- Anda akan selalu
berorientasi membangun sistim kerja yang baik di lingkungannya (ISO
9001 qualty system). Jika sebuah masalah timbul, anda akan pertama kali
mencari kesalahan yang ada pada system, baru kemudian mencari
kelalaian pada orang yang menjalankan system. Bukan sebaliknya
- Dalam berinovasi
anda juga harus membangun sistemnya dari pada bergantung kepada seorang
individu terbaik.
- Anda harus
mengikuti dan mematuhi system kerja sampai sebuah system baru
diperkenalkan.
- Anda akan
merekomendasikan suatu perbaikan terhadap sistim / prosedur kerja
sesegera mungkin kita mengetahuinya
12. KONSISTEN
-
Anda akan konsisten terhadp semua tindakan anda sehingga semua
pelanggan dapat merasa nyaman berbinis anda sampai kapanpun.
World
class export oriented enterprise providing home furnishings, interior
decoration
and lifestyle through continuous reinvestment in Our Valuable
Customers, Our Passionate People, Our Loving Society and Our Spiritual
Being
24 Poin Penting The Welch Way dari CEO Terbesar Dunia
1. Memimpin
“Yang
kita cari… adalah para pemimpin di semua lini yang dapat
memompa semangat, membangkitkan gairah, dan memberi inspirasi, bukan
yang membuat lesu,menimbulkan rasa tertekan, dan menebar
kontrol.”
Ungkapkan suatu visi, dan sulut orang lain untuk melaksanakannya :
Itulah yang menjadi esensi kepemimpinan, ujar Welch. Siapa saja yang
dapat mengungkapkan suatu visi dan mampu membuat orang lain bersemangat
untuk melaksanakannya, maka ia mungkinseorang pemimpin.
Jangan menangani semua urusan sampai serinci-rincinya : para pemimpin
tahu bahwa kewajiban mereka adalah melihat gambaran keseluruhan. Jangan
terjebak mengurusi hal yang kecil-kecil. Buatlah diri Anda dikelilingi
oleh orang-orang yang hebat dan percayakan mereka dalam mengerjakan
tugas.
Libatkan semua orang dan sambut gagasan hebat dari mana saja: Karena
bisnis adalah segala sesuatu yang berurusan dengan mendapatkan gagasan
terbaik dari semua orang, pastikan agar jangan seorang pun tertinggal.
Mungkin saja orang yang paling pendiam di dalam tim Anda sebenarnya
yang mengerami gagasan terbaik.
2. Kurangi Formalitas
“Anda
harus menyadari betapa pentingnya mempertahankan semacam informalitas
perusahaan yang mendorong terpenuhinya gagasan favorit
pemimpin“
Adakan sesi sumbang saran dengan rekan kerja dan bos : Temukan cara
sederhana untuk mencairkan situasi (misalnya aturan berpakaian yang
lebih santai, jam kerja yang fleksibel, dan sebagainya.)
Adakan lebih banyak rapat informal : Buat suasana rileks
dalam rapat dengan meminta staf Anda “memimpin”
rapat, dan sarankan juga rapat “tanpa notulen.”
Pertimbangkan acara kumpul-kumpul informal : Sarankan seluruh bagian
atau departemen untuk makan siang bersama atau santap bersama setelah
jam kerja dengan pasangan masing-masing atau pihak lain yang
berkepentingan.
3. Hancurkan Birokrasi
“Cara
memanfaatkan kekuatan orang-orang ini bukanlah dengan melindungi
mereka… tetapi dengan membebaskan mereka dan mengangkat
lapisan-lapisanmanajemen dari punggung mereka, beban birokratis dari
kaki mereka, dan rintangan fungsional dari jalan mereka.”
Singkirkan pekerjaan yang tidak diperlukan : kebanyakan organisasi
mempunyai terlalu banyak aturan, perizinan, dan formalitas. Bekerja
samalah dengan rekan Anda untuk menentukan metode lama dalam melakukan
sesuatu yang dapat dihilangkan atau diperbaiki.
Bekerja samalah dengan rekan kerja untuk merampingkan proses
pengambilan keputusan : Jika perusahaan membutuhkan waktu satu minggu
untuk membuat keputusan, maka prosesnya perlu disederhanakan. Jika
tidak ada orang yang ingat mengapa perusahaan Anda melakukan sesuatu
dengan cara tertentu, maka kemungkinannya adalah karena hal itu terlalu
rumit dari yang seharusnya.
Buat tempat kerja Anda lebih Informal : Kirimkan catatan tulisan tangan
ketimbang memo (Jack menyukai catatan yang ditulis dengan tangan, dan
panggilannya “Jack”, bukan “Mr.
Welch”), buat rapat-rapat menjadi percakapan (ketimbang
formal dan kaku), dan dorong dilakukannya dialog ke atas dan ke bawah
jenjang korporasi.
4. Hadapi Realitas
“Bagaimana
Anda melibatkan orang dalam proses Perubahan? Mulailah dengan
realitas… Jika semua orang telah mendapatkan fakta yang
sama, mereka umumnyatiba pada kesimpulan yang sama.”
Lihatlah situasi dengan mata yang segar : Kadang orang terlalu dekat
dengan keadaan sehingga tidak dapat melihat yang sebenarnya. Untuk
memperoleh perspektif, pandanglah situasi seperti yang mungkin
dilakukan orang luar. Mulai dengan selembar kertas kosong dan tuliskan
realitas situasi yang tengah Anda nilai. Ini mungkin akan membantu Anda
untuk melihat kedaan dengan lebih obyektif.
Jangan jatuh ke dalam jebakan “skenario palsu” :
Banyak orang di bisnis hanya berasumsi bahwa keadaan akan membaik. Ini
bisa menjadi jebakan. Jangan membuat-buat skenario berdasarkan harapan.
Anda harus menghadapi yang sebenarnya. Apa yang dapat kita lakukan jika
kedaan tidak bertmbah baik?
Berikan pilihan kepada diri Anda : Waktu terbaik untuk berubah adalah
ketika Anda menginginkannya, bukan ketika Anda harus berubah. Dalam
menilai situasi, bangun berapa skenario berdasarkan hasil yang
berbeda-beda. Selalu bekali diri Anda dengan “rencana
B’ untuk berjaga-jaga jika keadaan tidak berjalan sebagaimana
yang direncanakan.
5. Sederhanakan Keadaan
“Anda
tidak akan percaya betapa sulit bagi orang untuk menjadi sederhana,
seberapa besar takutnya mereka untuk menjadi sederhana…
Orang-orang dengan pikiranyang jernih dan teguh adalah orang yang
palingsederhana.”
Sederhanakan tempat kerja : Kebanyakan organisasi mempunyai terlalu
banyak formalitas, proses, dan cara melakukan segala sesuatu secara
rumit. Tengarai semua hal yang memboroskan sebagian besar waktu, dan
bekerjasama lah dengan rekan kerja untuk menghapuskan atau
merampingkannya.
Buat rapat lebih sederhana : Ketika Welch mengadakan rapat dengan para
pemimpin bisnis di GE, ia memastikan tidak ada agenda yang rinci.
Sebaliknya ia menganjurkan para manajernya untuk langsung mengatakan
kepadanya gagasan terbaik yang muncul pada 90 hari terakhir.
Hilangkan memo dan surat yang rumit : Welch tidak menggunakan memo yang
rumit. Ia lebih menyukai catatan tulisan tangan. Ia merasa bahwa
komunikasi harus berisi gagasan dan kesederhanaan, bukan kompleksitas
dan jargon.
6. Lihat Perubahan sebagai Peluang
“Permainan
akan berubah, dan perubahan akan berlangsung drastis.”
Sadari bahwa perubahan akan tetap bercokol : Sadari selalu bahwa
perubahan berada bersama Anda dan tidak akan pernah meninggalkan Anda.
Jika Anda menerima hal ini, dan memanfaatkannya, maka Anda akan lebih
unggul dibandingkan mereka yang tidak tahu bagaimana menghadapi
perubahan.
Siap-siap mengahadapi kemungkinan yang paling tidak diharapkan, tetapi
cepat bergerak agar berada satu langkah di muka : Welch sendiri bahkan
tidak melihat kebanyakan situasi yang akan di hadapi GE (misalnya,
Internet). Kerap perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan hanyalah
dengan langsung terjun ke dalam suatu situasi di saat pesaing tengah
melakukan konsolidasi.
Persiapkan orang-orang di sekeliling Anda untuk perubahan yang tiadak
terelakkan yang akan mempengaruhi kehidupan mereka : Yang harus siap
bukan hanya Anda, tetapi juga orang lain di sekitar Anda. Bicaralah
tentang perubahan dengan nada yang positif sehingga orang tidak menjadi
takut. Bicarakan perubahan sebagai suatu peluang, bukan ancaman.
7. Memimpin dengan Memompa Semangat Orang Lain
“Sekarang
kita tahu dari mana produktivitas-produktivitas yang riil dan tak
terbatas-berasal. Produktivitas itu berasal dari tim yang diberdayakan,
digugah, dan diberipenghargaan.”
Jangan memimpin berdasarkan intimidasi : Welch tidak mau memperkejakan
orang yang berteriak untuk memberikan perintah kepada orang lain, atau
sering disebut “si otokrat, si tiran..” Itu
merupakan cara kuno dalam menjalankan bisnis.
Buat orang lain tahu setepatnya apa yang dapat mereka lakukan untuk
membantu organisasi : Kebanyakan orang ingin membantu, tetapi mereka
pun ingin tahu dengan cara apa tindakan mereka dapat membantu
organisasi mencapai tujuannya.
Kirim ucapan terima kasih yang ditulis tangan kepada rekan kerja dan
pelanggan : Welch ahli dalam mengirimkan catatan tulisan tangan untuk
mengucapkan terima kasih kepada orang lain. Pekerjaan ini hanya menyita
sedikit dari waktu kita tapi memberikan dampak yang cukup besar.
8. Menentang Tradisi
“Hindari
pertambahan dan melompatlah.”
Adakan rapat “mengapa kita melakukannya dengan cara
itu?” : Undang rekan kerja dari bagian yang berbeda-beda di
perusahaan untuk datang dan “memperbaiki” praktik
dan prosedur terbodoh di perusahaan itu (kemungkinan rapat itu akan
menjadi rapat paling populer pada tahun itu).
Undang rekan kerja dari departemen Anda untuk menyumbangkan satu
gagasan mengenai cara mengubah sesuatu yang penting di perusahaan itu :
Pilih gagasan terbaik dan kirimkan ke bos Anda dengan catatan singkat :
“ beberapa gagasan dari “pasukan kami”
mengenai cara agar kita bisa lebih kompetitif,” atau sesuatu
yang mempunyai efek yang sama (jangan lupa menyebutkan siapa penggagas
dari setiap ide).
Jangan takut menentang kebijakan yang konvensional : Di GE, para
karyawan didorong untuk menentang bos dengan gagasan baru. Jika Anda
takut menyuarakan opini Anda, maka kemungkinanAnda bekerja di
perusahaan yang salah.
9. Buat Intelektualitas yang Menentukan
“hasrat
dan kemampuan sebuah organisasi untuk terus menerus belajar dari sumber
mana saja, di mana saja –dan dengan cepat mengubah
pembelajaran ini menjaditindakan- adalah keunggulan kompetitif akhir
darioragnisasi itu.”
Gunakan satu jam per minggu untuk mempelajari apa yang tengah dilakukan
pesaing : Sediakan waktu untuk masuk ke situs Web mereka, atau
mempelajari iklan dan katalog mereka.
Tawarkan gankaran untuk gagasan terbaik : Siapa saja yang datang
dengan, katakanlah, suatu gagasan segar untuk suatu produk baru
perusahaan, traktir dia makan siang dan voucher makan di restoran
favoritnya.
Bekerjalah untuk organisasi yang mempunyai komitmen terhadap pelatihan
dan pembelajaran : Pada akhirnya, organisasi yang mempunyai komitmen
untuk menanamkan pembelajaran secara mendalam pada struktur perusahaan
lah yang akan memperoleh hasil yang bermakna dan bertahan lama.
Pelatihan tidak boleh dianggap sebagai suatu renungan, bagian integral
dari perusahaan.
10. ‘Menerkamlah’ Setiap Hari
“Jangan
duduk diam. Siapa saja yang duduk diam dapat dipastikan akan kehilangan
kedua belah kakinya.”
Berlakukan keadaan darurat : Jangan menyia-nyiakan waktu. Tidak ada
satu detik pun yang dapat dilewatkan. Manfaatkan setiap menit dan
sadari bahwa penundaan kecil sekalipun dapat berarti hilangnya bisnis
yang vital.
Buat keputusan lebih cepat : Di dalam lingkungan dengan kecepatan kilat
dewasa ini, Anda tidak mempunyai waktu untuk terlalu banyak berepikir.
Jangan ‘mengerami’ keputusan. Kosongkan keranjang
pekerjaan Anda sehingga Anda bebas mencari peluang baru.
Bekerjalah lebih keras : Kerja keras tidak ada penggantinya. Jika Anda
sudah siap-siap untuk pulang setelah seharian bekerja, luangkan waktu
beberapa menit lagi dan periksa pekerjaan untuk esok hari. Kontak
melaui telepon di akhir hari kerja dengan pelanngan dapat berarti
bisnis baru.
11. Utamakan Nilai
“Pada
awal karier saya… fokus terlalu dititikberatkan pada
angka… dan jauh lebih sedikit pada nilai-nilai untuk
membangun tim, berbagi gagasan, dan menyemangati orang lain.”
Jangan terlalu banyak membicarakan angka : Kurangi icara tentang angka.
Walaupun di waktu tertentu angka harus didiskusikan , namun jangan
melakukannya sepanjang hari. Cobalah berfokus pada perilaku kunci dan
tindakan yang akan menyenangkan pelanggan dan mendatangkan bisnis baru.
Berilah Contoh dalam memimpin : Welch selalu mencari orang yang
“melaksanakan apa yang telah diucapkannya,” artinya
mereka menjunjung tinggi nilai perusahaan. Bahkan kalaupun Anda bukan
seorang CEO, Anda dapat membuat orang lain mengetahui apa yang paling
penting.
Biarkan nilai yang menentukan : Welch membuat orang lain tahu bahwa di
perusahaannya nilailah yang menentukan. Buatlah orang lain tahu bahwa
nilai memainkan peran vital dalam perekrutan dan promosi pegawai di
perusahaan Anda. Dukung dan dorong karyawan yang mendukung nilai
perusahaan yang terpenting.
12. Kurangi Pengelolaan
“Anda
tidak dapat mengelola rasa percaya diri ke dalamdiri orang
lain.”
Jangan macet karena rincian yang sepele : Jangan pernah mengalihkan
pandangan dari inti persoalan. Pada saat-saat tenang, temukan
setepatnya apakah yang Anda perlu lakukan agar dapat meraih tujuan Anda.
Kurangi pengelolaan : Jika Anda terlalu banyak mengelola, temukan apa
penyebabnya. Apakah karena pekerja tidak mendapat cukup pelatihan? Atau
apakah karena Anda seorang yang impulsif yang tidak dapat duduk diam?
Hadapi kenyataan, lalu lakukan koreksi.
Berdayakan, delegasikan, lalu menyingkirlah : Anda tidak dapat
melakukan semuanya sendiri. Kunci dari kepemimpinan, ujar Welch, adalah
mengembangkan dan mengasuh pemimpin yang baik. Anda tidak akan pernah
tahu seberapa jauh orang dapat bertindak jika Anda tidak memberikan
mereka kesempatan untuk mencoba.
13. Libatkan Semua Orang
Bisnis
adalah “segaala sesuatu yang berurusan dengan menangkap
intelektualitas dari setiap orang… makin banyak yang dapat
Anda tangkap dari orang, makin baik pula intelektualitasnya.”
Berpartisipasi lebih banyak : Melibatkan semua orang tidak dimulai
dengan orang yang berada di ruang atau kamar kerja sebelah, tetapi pada
diri Anda. Katakan pada bos Anda bahwa Anda ingin membantunya untuk
mencapai tujuannya, dan tanyakan apa persisnya yang dapat Anda lakukan
untuk membantu.
Pastikan semua orang merasa bebas mengeluarkan pendapat :
Agar semua pikiran terlibat, semua anggota tim harus merasa cukup
nyaman dalam menyatakan pendapat.
Sarankan suatus sesi sumbang saran informal : Sebagian orang merasa
terintimidasi oleh rapat-rapat formal. Sarankan makan siang dengan nasi
bungkus dan minta peserta untuk datang dengan berbekal paling tidak
satu gagasan mengenai bagaimana keadaan di organisasi Anda dapat
diperbaiki.
14. Tulis Ulang Agenda Anda
“Kita
menginginkan sebuah perusahaan yang terus menerus memperbarui diri,
melepaskan masa lalu, dan beradaptasi terhadap perubahan.”
Jangan membuat perencanaan bertahun-tahun ke depan : Baik strategi
untuk bisnis maupun untuk karier Anda, jangan mengembangkan rencana
jangka panjang dan berpegang padanya secara membabi buta. Buat tujuan
jangka panjang, tetapi bersikaplah fleksibel dan bersedia mengubahnya
jika lingkungan berubah.
Kembangkan rencana dan pilihan alternatif : Karena tidak ada bola
kristal untuk membantu Anda melihat ke masa depan, maka ada gunanya
jika Anda mengembangkan pilihan dan rencana alternatif. Ini mungkin
akan membantu menopang Anda jika ingin bisnis berubah ke arah yang
tidak dikehendaki.
Perkirakan yang tidak diperkirakan sebelimnya : Ingatlah bahwa rencana
yang disusun rapi pun bisa saja gagal. Bersiaplah untuk segala sesuatu
yang tidak diperkirakan sebelumnya. Ini mungkin dapat mengiring
keberuntungan ke arah Anda saat pesaing Anda terpaksa menyusun kembali
strateginya.
15. Kerjakan Dengan Cepat
“Kecepatan
adalah segalanya. Kecepatan merupakan bumbu yang sangat diperlukan
dalam persaingan.”
Jangan “mengerami” keputusan : Berapa kali Anda
menunda pembuatan keputusan? Usahakan agar keputusan dibuat langsung di
tempat.
Komunikasikan dengan lebih cepat : Gunakan E-mail ketimbang faksimili
atau surat. Komunikasi yang lebih cepat adalah lebih baik (walaupun
Anda mungkin merasa perlu menindaklanjutinya dengan catatan tulisan
tangan untuk sesuatu yang benar-benar penting).
Masukkan kecepatan dalam setiap aktivitas/proses : Walaupun GE telah
jauh lebih cepat, Welch merasa bahwa sejarah akan menunjukkan bahwa
bahwa GE saat ini lambat jika diukur dengan langkah di masa depan yang
makin cepat. Jadikan kecepatan sebagai suatu kebiasaan, dan tantang bos
dan rekan sekerja Anda untuk melakukan hal yang sama.
16. Tanamkan Rasa Percaya Diri Anda
“Seperti
halnya kecepatan pasti mengalir dari kesederhanaan, maka kesederhanaan
bermuara pada rasa percaya diri.”
Buat orang tahu bahwa Anda menghargai gagasan mereka : Semua orang
ingin tahu apakah gagasan mereka dihargai (itulah pelajaran dari
Work-Out). Anda dapat menambahkan rasa percaya diri pada tim Anda
sendiri hanya dengan meminta rekan kerja menyuarakan opini mereka dan
menunjukkan bahwa Anda menghargai pendapat mereka.
Sederhanakan tempat kerja : Dengan menyingkirkan kerumitan dari tempat
kerja, Anda membuat orang lebih mudah mencapai prestasi dalam pekerjaan
mereka. Gagasan ini termasuk komunikasi informal, penyederhanakan
formalitas dan proses yang tidak praktis.
Fokuskan pada pelatihan : Tanamkan pada diri sendiri
keinginan untuk memperoleh pelatihan. Kejar gelar pasca sarjana yang
selalu Anda perbincangkan atau langsung saja mendaftar untuk berkuliah
di perguruan tinggi setempat. Pendidikan dan pembelajaran adalah upaya
seumur hidup.
17. Tetapkan Rentang Sasaran
“…
orang yang percaya diri tahu bahwa yang menjadi ukuran akhir adalah
kualitas dari upaya mereka untuk mencapai yang
‘mustahil’.”
Jangkauan yang tidak terjangkau : Jangan merasa cukup puas dengan yang
sedang-sedang saja. Kunci untuk rentangan adalah menjangkau lebih dari
yang Anda pikir mungkin untuk dilakukan. Jangan merendahkan nilai Anda
dengan berfikir bahwa Anda akan gagal. Lebih baik menjangkau yang tidak
mungkin ketimbang kembali hanya membuat performa loyo.
Lupakan angka desimal: “Di dalam dunia dengan kecondongan
untuk bersicepat, angka desimal adalah sesuatu yang
membosankan,” ungkap sang pemimpin GE. Singkirkan pemikiran
angka desimal. Sebaliknya, jadilah pendukung yang bersemangat untuk
pemikiran rentang di dalam organisasi Anda ( baik ke atas maupun ke
bawah bagan organisasi).
Jangan menghukum diri sendiri atau orang lain karena tidak sepenuhnya
berhasil mencapai rentang sasaran : Dasar dari gagasan rentang adalah
pertanyaan bisa seberapa baikkah Anda? Hukuman atas keberhasilan
sepenuhnya mencapai rentang sasaran berlawanan dengan gaya Welch. Ia
mengatakan bahwa jika perusahaan menentukan 15 dan hanya berhasil
menggapai 12, maka mereka akan berprestasi
18. Singkirkan Pembatas
“Perilaku tanpa pembatas mengevaluasi gagasan berdasarkan
manfaatnya, bukan berdasarkan jabatan orang yang
mengajukannya.”
Cari gagasan baru dari semua orang : Beberapa perintang paling
destruktif yang dijumpai Welch adalah yang memisahkan karyawan (dan
manajer) GE satu dari yang lain. Hanya dengan melibatkan dan
mendengarkan semua orang, Anda akan membantu menyingkirkan perintang
horisontal dan vertikal. Pastikan Anda mendengarkan mereka yang
posisinya paling dekat dengan pekerjaan dan pelanggan.
Pastikan mencari gagasan yang baik dari luar perusahaan : Jangan
berasumsi bahwa jika gagasan tidak berasal dari perusahaan Anda maka
gagasan itu bukan gagasan yang baik. Welch mengatakan bahwa sudah
merupakan tugas setiap orang untuk mempelajari gagasan baru dari tempat
lain.
Jangan behenti menghapus pembatas : Bahkan pada tahun terakhirnya di
pucuk pimpinan, Welch masih memerangi birokrasi. Perlu dicamkan bahwa
untuk membebaskan organisasi dari pembatas merupakan cara hidup dan
tidak dapat ditangani sekali lalu dilupakan. Terus libatkan semua
orang, pelajari gagasan yang baik dari mana saja, dan kembangkan
perilaku tanpa pembatas lainnya.
19. Ungkapkan Visi
“Pemimpin-
Anda bisa menyebutkan siapa saja mulai dari Rosevelt sampai Churchill
samapai Reagan-memberi inspirasi kepada orang dengan versi yang jelas
mengenai bagaimana sesuatu dapat dilakukan dengan lebih
baik.”
Tuliskan visi Anda : Agar dapat mengungkapkan visi, Anda sendiri harus
mempunyai visi dan mengenalnya secara mendalam. Biasakan untuk
menuliskan visi Anda, mendeskripsikannya, dan mengkomunikasikannya
kepada tim Anda
Hindari yang sepele : Mengungkapakan visi tidak berarti Anda datang
dengan semua rincian sampai yang sekeil-kecilnya. Sebagai pemimpin,
tugas Anda adalah datang dengan sebuah visi dan memastikan bahwa Anda
mempunyai orang terbaik untuk melaksanakannya.
Rekrut dan promosikan mereka yang mampu mengubah visi menjadi realitas
: Pada saat mewancarai calon pegawai, ajukan pertanyaan mengenai
bagaimana mereka akan menyelesaikan suatu masalah pelik. Mereka yang
mempunyai pemikiran terbaik dapat berarti mempunyai bekal yang lebih
baik sebagai anggota tim. Promosikan individu yang mempunyai catatan
terbaik dalam melaksanakan pekerjaan.
20. Dapatkan Gagasan yang Baik dari mana saja
“Mempelajari
sesuatu di sini adalah suatu medali kehormatan, tidak peduli dari mana
pun hal itu berasal.”
Jangan berpikir bahwa Anda atau perusahaan Anda mengantungi semua
jawaban : Itulah orde pertama bisnis pada suatu organisasi
pembelajaran. Jika Anda pikir Anda mengetahui semuanya, maka Anda
berhenti mencari gagasan yang baik.
Pelajari pesaing : Welch berpendapat bahwa salah satu tempat terbaik
untuk mempelajari gagasan yang brilian adalah dari pesaing. Biasakan
untuk menyisihkan waktu satu jam setiap minggu untuk mempelajari situs
Web, katalog produk mereka dan yang lainnya yang akan memberikan
wawasan mengenai prakarsa terakhir mereak.
Pastikan semua orang di sekeliling Anda tahu bahwa Anda tertarik
terhadap semua gagasan, tanpa peduli dari manapun gagasan itu berasal :
Buat semua orang tahu bahwa Anda ingin mendengar dari mereka dan Anda
menginginkan mereka mencari gagasan baru dari mana saja. Kemudian
rayakan jika seseorang datang dengan gagasan yang baik. Ini akan
memastikan mengalirnya gagasan-gagasan baru ke dalam organisasi Anda.
21. Sulut Orang Lain agar Berprestasi
“Memberikan
rasa percaya diri pada orang lain jelas merupakan hal terpenting yang
dapat saya lakukan.”
Jangan menekan atau mengintimidasi : Pemimpin ‘A’
bukanlah tiran atau otokrat. Mereka tidak meneriakkan perintah,
mempermalukan rekan sekerja, atau menonjolkan diri.
Pastikan bahwa seluruh intelektualitas dimanfaatkan : Salah satu kunci
untuk berprestasi adalah kemampuan untuk membuat semua pekerja
melaksanakan pekerjaannya. Libatkan semua orang dalam dialog. Dengan
demikian, Anda akan meningkatkan intelektualitas organisasi.
Pastikan semua orang tahu bahwa yang menang adalah gagasan yang terbaik
: Anda dapat menyulut orang lain untuk datang dengan gagasan baru
dengan merayakannya dan mengganjar mereka yang datang dengan gagasan
seperti itu. Jika orang tahu bahwa Anda akan mengimplementasikan
gagasan terbaik, mereka akan lebih termotivasi untuk
mengungkapkannya.
22. Kualitas adalah Tugas Anda
“[Six
Sigma] adalah pelatihan paling penting yang pernah kami dengar. Program
ini lebih baik dibandingkan kuliah diHarvard Business
School.”
Banggalah pada pekerjaan Anda : Anda tidak perlu meluncurkan program
kualitas untuk seluruh perusahaan untuk membuat perbedaan. Semua
produk, jasa, memo, gagasan, laporan, dan sebagainya mengemban kualitas
dalam derajat tertentu. Pastikan Anda menanamkan kualitas pada segala
sesuatu yang Anda lakukan.
Dapatkan pelatihan kualitas : Dorong perusahaan Anda agar memberikan
pelatihan kualitas, jika itu beluma ada. Selain itu, Anda mungkinperlu
mempercepat kurva belajar Anda dengan mengikuti kuliah tambahan di
suatu tempat (misal, pada sebuah universitas di kota Anda).
Jangan berpendapat bahwa kualitas adalah tugas orang lain : Cara
terbaik untuk memastikan kualitas adalah menyadari bahwa itu merupakan
tugas Anda, 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu.
23. Perubahan tidak akan pernah berakhir
“Kebijakan
mungkin terletak pada diubahnya institusi saat ia masih
unggul-sebenarnya memperkuat kembali suatu bisnis saat ia masih mampu
menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan yang diangankan
orang.”
Hadapi perubahan dan sadari bahwa perubahan menetap untuk selamanya :
Kecuali jika Anda menerimanya dan merangkulnya, maka mustahil bagi Anda
untuk menyebarluaskan gagasan ini.
Anjurkan “rapat perubahan” informal : Karena
perubahan bersifat menetap, ada hal-hal yang Anda dan perusahaan harus
lakukan sekarang juga untuk bersiap-siap menghadapi perubahan
(misalnya, mengembangkan produk baru, gagasan pemasaran baru, dan
sebagainya). Dengan duduk bersama dan membahasnya, Anda mungkin bisa
lebih unggul dalam persaingan.
Pertimbangkan perubahan jangka pendek dan jangka panjang :
Salah satu kekuatan Welch adalah kemampuannya untuk mengantisipasi.
Untuk benar-benar bisa berada satu langkah di muka., pikirkan rencana
satu tahun dan tiga tahun mendatang berdasarkan skenario berbeda-beda.
24. Bersenang-senanglah
“Memimpin
sebuah perusahaan besar… berarti jangan pernah membiarkan
perusahaan itu menganggap diriny terlalu serius, dan terus menerus
mengingatkan dirinya…bahwa kliping koran hari kemarin kerap
menjadi pembungkus ikan hari ini.”
Buat ketakformalan sebagai cara hidup : Welch merasa bahwa rasa percaya
diri tumbuh dalam arena yang tidak formal. Dorong semua orang agar
lebih rileks, berpakaian kasual dan membuat tempat kerja sebagai
laboratorium “laboratorium gagasan.”
Temukan pekerjaan yang menantang : Ada hikmah yang dapat ditarik dari
Welch dan pekerjaannya kala ia di perguruan tinggi. Cari pekerjaan dan
tugas yang menantang pikiran Anda. Anda tidak akan pernah tahu apa
kemampuan Anda yang sebenarnya jika Anda tidak memiliki pekerjaan yang
memberi inspirasi.
Jangan mengerjakan pekerjaan yang sama selamanya : Welch merasa bahwa
bisnis, seperti kehidupan, adalah mengenai belajar dan bertumbuh. Satu
kali ia mengolok-olok dirinya sendiri karena menetap terlalu lama pada
satu pekerjaan (sebagai CEO GE). Untuk benar-benar memperoleh
kesenangan, Anda perlu menulis ulang agenda Anda dari waktu ke waktu,
dan itu bisa berarti mencari tantangan baru yang menawarkan pertumbuhan
intelektualitas.
Head Office and Factory:
Contact Person: Mr Farry Tandean, Ms Nia Krisna, Mr Daniel
Phone: +62 231 239900
Fax : +62 231 358049
Mobile Phone: + 62 811 244 711
email: support@myrattanfurniture.com
http://www.myrattanfurniture.com
Jakarta Showroom:
jalan Prapanca Raya no 25 A
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan, Indonesia
Phone : +62 21 7267147
Designed by Farry Tandean